Julius Caesar

 

Gaius Yulius Caesar atau Julius Caesar adalah salah satu jendral atau pempimpin perang terbaik di dunia.  Seorang pemimpin militer dan politikus Romawi yang kekuasaannya terhadap Galia Comata memperluas dunia Romawi hingga samudra atlantik, melancarkan serangan Romawi pertama ke Britania, dan memperkenalkan pengaruh Romawi terhadap ,Gaul sebuah pencapaian yang akibat langsungnya masih terlihat hingga kini. 

 

Julius Caesar memiliki sejarah militer yang luar biasa. Pemikirannya yang cemerlang sanggup memproyeksikan beberapa metode yang paling efisien untuk mengalahkan lawan-lawannya.

Salah satunya adalah jembatan di atas Sungai Rhine yang dibangun oleh pasukan legionnya. Jembatan strategis ini dianggap sebagai "mahakarya teknik militer" dan memungkinkan pasukannya memiliki mobilitas untuk melewati hambatan alami ini.

Mungkin Pertempuran Alesia dapat menggambarkan kejeniusan dari strategi militer Caesar. Saat itu Caesar sedang mengepung sebuah benteng kokoh di puncak bukit karena serangan langsung terhadap pasukan Galia tidak akan berguna.

Dia sudah memprediksi persediaan makanan di benteng tidak akan bertahan lama dengan kurang-lebih 80.000 penduduk di dalamnya. Julius Caesar lalu membuat blokade di setiap sisi benteng agar menghalangi siapapun yang ingin masuk dan keluar.

Caesar tahu bahwa pasukan bantuan pasti akan tiba, jadi dia memutuskan untuk membangun rangkaian pertahanan kedua di sekitar pasukannya. Langkah brilian ini membuatnya dapat terus mengepung benteng sambil mempertahankan pasukannya dari pasukan bantuan musuh yang akan menyerang dari belakang.

Sayangnya, pasukan bantuan musuh berhasil menerobos titik lemah di benteng dan menyerang pasukan Caesar. Para legiunnya kalah telak karena jumlah musuh jauh lebih banyak, dan pasukan Galia di dalam benteng menyerang pada saat yang bersamaan.

Caesar pun mengatur detasemen kavaleri kecil sekitar 6.000 orang, dan menyerjang bagian belakang pasukan bantuan musuh. Khawatir bahwa pasukan kedua Caesar akan tiba, pasukan Galia yang panik terpecah dan melarikan diri.

Vercingetorix, pemimpin Galia, menyerahkan benteng dan dirinya sendiri. Strategi yang cemerlang ini berhasil mengamankan Italia utara, Prancis, Belgia, dan sebagian besar Belanda dalam kekuasaan Romawi.

 

Komentar