Hannibal Barca

 Hannibal Barca adalah salah seorang pemimpin terbaik militer di Perang Penuisia Kedua dan seorang politisi, kelak dia juga bekerja di profesi yang lain, dia disebut-sebut sebagai salah satu dari pemimpin perang terhebat sepanjang sejarah. Dia hidup saat waktu tegang di Mediterania, ketika Romawi membangun kekuatannya melewati kekuatan besar lain seperti Kartago, Mecadonia, Syarcuse, dan kerajaan Seleucid. Dia adalah salah satu pemimpin Kartago yang paling terkenal. Pencapaiannya yang paling besar adalah ketika meletusnya Perang Punic, ketika dia membawa pasukan yang mengandung gajah perang dari Ibera melewati Pyrenees dan Alps sampai bagian utara Itali.

 

Ada banyak contoh strategi inovatif Hannibal. Pada Pertempuran Cannae, misalnya, ia menggunakan taktik cerdiknya untuk melenyapkan pasukan Romawi yang memiliki lebih banyak orang.

Strateginya yang paling cemerlang terjadi ketika dia menyeberangi Pegunungan Alpen, suatu langkah yang begitu berani dan berisiko sampai mengubah Hannibal menjadi mimpi buruk bagi orang Romawi.

Mengetahui bahwa Kartago memiliki aliansi dengan Galia di wilayah Po di Italia utara, Romawi melancarkan serangan preemptive pada Galia untuk mengalahkan mereka. Hal ini memberi orang Romawi rasa aman yang palsu, berpikir bahwa mereka dapat dengan mudah mencegah invasi Kartago.

Namun Hannibal memilih satu strategi yang tidak pernah dipikirkan oleh orang Romawi. Dia mendaratkan pasukannya di Spanyol dan mulai bergerak naik lewat pantai sebelum mencapai Alpen.

Kemudian dia menyeberangi pegunungan dan mendarat di Italia utara untuk meneror Romawi. Hannibal yang terus-menerus mengakali dan menipu para jenderal Romawi dengan kejeniusannya, berhasil memenangkan beberapa pertempuran berturut-turut, termasuk Pertempuran Trebia, Pertempuran Danau Trasimene, dan Pertempuran Cannae.

 

Komentar