Oda Nobunaga
Oda Nobunaga adalah seorang daimyo Jepang yang hidup dari zaman Sengoku, lahir pada 23 Juni 1534 dan meninggal 21 Juni 1582 pada umur 47 tahun. Nobunaga dikenal dengan kebijakan yang dianggap kontroversial seperti penolakan kekuasaan oleh klan yang sudah mapan, dan pengangkatan pengikut dari keluarga yang asal-usul keturunannya tidak jelas. Nobunaga berhasil memenangkan banyak pertempuran di zaman Sengoku berkat penggunaan senjata api model baru. Selain itu, ia ditakuti akibat tindakannya yang sering dinilai kejam, seperti perintah membakar semua penentang yang terkepung di kuil Enryakuji, sehingga Nobunaga mendapat julukan raja iblis.
Pada 1560, Oda Nobunaga menunjukkan keahlianya dalam kepemimpinan militernya
selama Pertempuran Okehazama, di mana ia mengalahkan pasukan
yang jauh lebih besar dengan cara menipu mereka.
Dipimpin oleh Imagawa Yoshimoto, musuh memiliki pasukan berjumlah 35.000 orang sedangkan Nobunaga hanya memiliki 2.500 orang. Pasukan Yoshimoto berkemah di dekat benteng milik Nobunaga, tetapi tidak menyadari betapa kecil pasukan yang menjaganya.
Untuk mencegah serangan cepat, Nobunaga meninggalkan beberapa orang di benteng untuk mendirikan bendera perang dan spanduk, membuatnya terlihat seperti dia memiliki pasukan yang jauh lebih besar.
Kemudian Nobunaga memimpin sisa pasukannya di belakang kemah musuh. Pasukan Yoshimoto malah merayakan kemenangan mereka saat ada badai datang, yang digunakan oleh pasukan Nobunaga untuk menutupi kedatangan mereka.
Begitu serangan dimulai, pertumpahan darah pun terjadi. Musuh bingung dan dibantai, dengan sebagian besar melarikan diri dari kemah. Bahkan Yoshimoto meninggal dan berhasil dipenggal saat mencoba menahan serangan Nobunaga.

Komentar
Posting Komentar